Cara Mengajukan Kredit Usaha Ke Bank Untuk Suntikan Modal

Terjun di dunia bisnis memang menjanjikan untuk dijalankan. Ada banyak jenis usaha yang bisa dijalankan pada era milenial ini. Namun permasalahan yang sering muncul adalah cara menghadirkan modal usaha. Sudah mengumpulkan uang untuk modal usaha namun masih belum cukup? Suntikan modal dapat didapatkan dengan cara mengajukan kredit usaha ke bank.

Cara yang paling umum dilakukan oleh para pebisnis untuk mendapatkan suntikan modal untuk membiayai usahanya adalah dengan cara mengajukan kredit usaha ke bank. Bank merupakan pilihan yang tepat jika ingin melakukan peminjaman karena lebih terjamin dan aman. Lalu bagaimana cara mendapatkan suntikan modal usaha dari bank? Simak pembahasannya berikut ini.

1. Pemilihan Jenis Usaha

Jika ingin mendapatkan suntikan modal melalui cara mengajukan kredit usaha kepada pihak bank, hal yang paling utama dan penting diperhatikan adalah kejelasan usaha. Bank memerlukan informasi ini sebelum memutuskan memberikan kredit atau pinjaman kepada pihak debitur. Untuk itu, pilihlah jenis usaha yang sesuai keahlian atau usaha yang sedang laku di pasaran.

Selain itu, usaha yang realistis dan mampu mengikuti perkembangan zaman yang semakin cepat ini sangat perlu dilakukan. Hal ini juga menentukan keberlangsungan usaha yang akan atau sedang dijalankan. Tentu orang tidak ingin usahanya stagnan atau terhenti hanya dalam beberapa tahun saja. Debitur harus memiliki pandangan ke depan mengenai usahanya.

2. Membuat Rencana

Nah jika sudah jelas usaha yang ingin dijalankan, maka tahap selanjutnya adalah membuat perencanaan yang matang terhadap usaha tersebut. Perencanaan ini meliputi penentuan lokasi usaha, sasaran pasar, tenaga kerja yang digunakan serta modal yang diperlukan. Lakukan perincian sedetail mungkin mengenai hal-hal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis tersebut.

Setelah perencanaan usaha ini sudah rampung dan jelas, pebisnis bisa meminta suntikam modal dengan cara mengajukan kredit usaha ke bank. Pengajuan ini mengharuskan seseorang menyiapkan Proposal Pengajuan Modal Usaha yang berisi studi kelayakan usaha. Buat proposal semenarik mungkin sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan pihak bank untuk memberikan modal.

3. Melakukan Wawancara

Tahap terakhir dari proses ini adalah melakukan tahapan wawancara dengan pihak bank. Pada tahapan ini, mental dan kepercayaan diri seseorang akan diuji. Melalui wawancara ini, debitur harus mampu meyakinkan pihak bank bahwa ia memiliki usaha yang menjanjikan dan mampu mengelola modal yang akan diberikan oleh pihak bank.

Setelah melakukan wawancara, pihak bank biasanya akan meminta protofolio keuangan pihak debitur sebagai kredibilitas pengajuan kredit. Protofolio keuangan ini memperlihatkan aktivitas keuangan seseorang dalam menjalankan bisnis. Pihak bank menggunakan ini sebagai bahan penilaian tehadap pola konsumsi seorang debitur.

Syarat Utama Pengajuan Kredit Pinjaman Modal Usaha ke Bank

Setiap bank bisa jadi memiliki persyaratan tertentu yang diberlakukan dalam Pengajuan Kredit Pinjaman Mudal usaha. Namun secara umum, poin-poin yang diminta dalam persyaratan tersebut hampir sama. Berikut ini persyaratan yang harus dipenuhi debitur jika ingin mengajukan kredit modal usaha ke bank:

  • Individu memilik usaha yang realistis dan produktif;
  • Telah menjankan usaha tersebut minimal 6 bulan;
  • Persyaratan Administratif (tergantung pihak bank yang dituju);
  • Tidak menerima kredit usaha dari bank lain, kecuali kredit konsumtif;
  • Surat Ijin Usaha Aktif, Kartu Keluarga, dan KTP

Semua persyaratan yang diminta oleh pihak bank harus dipenuhi agar proses pengajuan tidak mengalami hambatan. Sebaiknya ajukan peminjaman kepada bank yang menjadikan debitur tersebut sebagai nasabahnya agar memperoleh penilaian tambahan dari pihak bank.

Cara mengajukan kredit usaha ke bank memang memiliki proses yang rumit dan panjang. Namun satu hal yang harus diingat dan ditanamkan dalam pikiran. Suntikan modal dari bank tersebutlah yang bisa mengembangkan bisnis yang dijalankan.